Contoh Laporan Perkembangan Fosil Manusia

CHOMPI NEWS

KATA PENGANTAR
            Puji syukur kita ucapkan kehadirat Alloh subhannahu wata’ala atas rahmat dan kuasa-Nya laporan Biologi dapat kami selesaikan.
Terimakasih kepada ibu Sri Sartini sebagai guru Biologi SMA Negeri 2 selong yang telah membantu kami dalam menyusun laporan biologi ini.
Namun sebagai manusia yang memiliki keterbatasan, tentu hasil karya kami ini tidak luput dari kekurangan. Dengan semangat amar makruf, kami senantiasa mengharapkan konstribusi pemikiran Anda sehingga laporan ini bermanfaat bagi kita semua. Semoga Alloh meridai hasil karya kami. Amin ya robbal alamin. 



                                                                                                Selong, 23 Januari 2013
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Penyusun




                                                                                                                                                                                                                                               
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..........................................................................                 i
DAFTAR ISI...........................................................................................                ii
I.     PENDAHULUAN...........................................................................                 
A. Latar Belakang....................................................................................                1
B. Rumusan Masalah................................................................................                1
C. Tujuan...................................................................................................                2
II.   PEMBAHASAN..............................................................................                2
III. PENUTUP........................................................................................                 
A. Kesimpulan..........................................................................................                8
DAFTAR PUSTAKA



BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Evolusi membahas mengenai perubahan beraturan yang membentuk Bumi dan memodifikasi spesies hidup yang tinggal di dalamnya. Evolusi adalah penggabungan antara sains biologi dan fisik yang memberikan data pendukung yang membenarkan fakta kalau seiring berjalannya waktu, perubahan besar terjadi di interior bumi dan permukaannya, disertai modifikasi iklimnya.
Fosil adalah sisa-sisa tanaman dan hewan yang terlestarikan. Mereka sering ditemukan di batuan endapan, yang terbentuk dengan penumpukan perlahan atau sedimentasi. Usia fosil ditentukan dengan pengukuran karbon. Fosil tanaman atau hewan sampel di uji rasio karbon radioaktif (carbon 14) dengan karbon non radioaktif (carbon 12). Dengan menggunakan tingkat peluruhan karbon 14 menjadi karbon 12, usia fosil dapat ditentukan.
Fosil Manusia merupakan Fosil Yang paling unik karena fosil manusia Ditemukan diseluruh penjuru Dunia dan hamper setiap zaman.

B.     Rumusan Masalah

Bagaimana Perkembangan Fosil Manusia Di Setiap Zaman ?

C.    Tujuan

1.      Mengetahui Perkembangan Fosil Manusia









BAB II PEMBAHASAN

Description: http://4.bp.blogspot.com/-OvNpxwqEcj0/UHVk34hB-9I/AAAAAAAABeM/_e0E1FTbwzU/s320/Nc_evolution_080103_ms.jpg
Jika Anda melihat fenomena tersebut, maka Anda dapat membayangkan proses evolusi berjalan secara bertahap dalam waktu yang sangat lama. Sejarah manusia dimulai dari primata cikal bakal kemudian dalam perkembangannya akan mengalami perubahan dari generasi ke generasi sampai perkembangan yang lebih baik seperti manusia zaman sekarang. Sejarah manusia yang berasal dari primata cikal bakal adalah sebagai berikut.

1. Primata
Pada tahun 1871, Charles Darwin menerbitkan bukunya yang berjudul The Descent Of Man yang berisi tentang asal usul manusia. Pendapat Darwin tersebut didasarkan atas adanya hubungan kekerabatan antara manusia dengan primata. Hubungan kekerabatan tersebut juga dapat dilihat antara manusia (Hominidae) dan orang utan (Pongidae). Di antara bentuk persamaan tersebut dapat Anda lihat struktur tubuhnya, antara lain:

a. mata menghadap ke depan;
b. memilki kelenjar susu yang terletak di dada;
c. memiliki struktur, jumlah, dan macam kerangka yang sama;
d. organ darah mempunyai susunan kimia yang sama;
e. bentuk rahim dengan tipe simpleks.

Selain persamaan di atas, juga terdapat perbedaan antara keduanya. Perbedaan tersebut dapat Anda lihat pada Tabel di bawah ini.





Description: Perbedaan Antara Manusia (Hominidae) dan Orang Utan (Pongidae)
Perbedaan Antara Manusia (Hominidae)
dan Orang Utan (Pongidae)
Agar lebih jelas tentang struktur tubuh di atas, Anda dapat membandingkannya secara langsung. Pergilah ke kebun binatang, kemudian amati struktur tubuh dari orang utan. Hasilnya dapat Anda catat di buku tugas dan kemudian dapat dibuat suatu kesimpulan.

2. Manusia Purba
Fosil manusia purba ditemukan di berbagai tempat. Penemuan tersebut dapat menunjukkan suatu perbandingan dan mengetahui perkembangan evolusi yang terjadi. Di antara penemuan yang ada adalah sebagai berikut.

a. Manusia Kera Afrika Selatan
Beberapa fosil manusia kera dari Afrika Selatan ditemukan oleh Raymond Dart (1829 – 1924). Beberapa penemuan tersebut antara lain Australopithecus africanus, Paranthropus robustus, Plesianthropus transvelensis. Menurut Raymond Dart, manusia kera Afrika Selatan memiliki karakteristik antara lain:

1) dapat berdiri tegak dan berjalan dengan dua kaki;
2) memiliki tinggi badan kurang lebih 1,5 meter;
3) memiliki volume otak hanya sekitar 450 – 600 cm3;
4) habitat hidup di tempat terbuka.

Description: http://4.bp.blogspot.com/-ul1Q4XX85yc/UHVuNTwmCgI/AAAAAAAABfc/SYSP1JJo6hU/s200/gambar_purba_Australopithecus+Africanus.jpg
Australopithecus africanus



b. Manusia Kera Afrika Timur
Fosil ini ditemukan oleh Leakey dan diberi nama Australopithecus boisai yang memiliki ciri-ciri antara lain berbadan lebih kekar, gigi, dan tulang rahang lebih kuat. Penemuan lain adalah jenis Australopithecus habilis yang memiliki ciri-ciri antara lain:

1) memiliki volume otak yang lebih besar dibandingkan manusia kera Afrika yang lain yaitu ± 650cm3, sehingga intelegensinya lebih tinggi;
2) sudah menggunakan alat bantu untuk memotong dari batu.
Description: Australopithecus habilis
Australopithecus habilis


c. Manusia Jawa
Fosil manusia Jawa ditemukan oleh Eugene Dubois, yang merupakan ahli anatomi dan geologi dari Belanda. E. Dubois menemukan fosil tersebut di daerah Trinil, Jawa Timur pada tahun 1894. Pada tempat yang berbeda ditemukan pula manusia Jawa jenis lain. Penemuan ini dilakukan oleh C.R. Von Koenigswald di daerah Mojokerto dan Sangiran. Hasil penemuan Koenigswald tersebut diberi nama Pithecanthropus erectus.

Manusia Jawa yang ditemukan tersebut memiliki ciri-ciri antara lain:
1) dapat berdiri dan berjalan dengan dua kaki;
2) memiliki volume otak kurang lebih 770 – 1000 cm3;
3) dapat berkomunikasi dengan berbicara;




4) dapat membuat alat berburu dan menggunakan api;
5) hidup kurang lebih 500.000 s.d. 300.000 tahun yang lalu.
Description: Pithecanthropus erectus
Pithecanthropus erectus


d. Manusia Pelking
Penemuan fosil manusia purba dilakukan oleh Davidson Black (Canada) dan Franz Weiden Reich (Amerika) pada tahun 1920. Penemuan manusia purba tersebut berada di Gua Kapur, Peking. Hasil penemuan tersebut diberi nama Sinanthropus pekinensis. Ciri-ciri manusia Peking tersebut antara lain:

1) memiliki volume otak yang agak besar yaitu kurang lebih 900–1200 cm3;
2) diperkirakan hidup sekitar 500.000 tahun yang lalu;
3) mampu menggunakan senjata dan perkakas dari tulang dan batu;
4) sudah menggunakan api;
5) mempunyai kebudayaan yang lebih maju.
Description: Sinanthropus pekinensis
Sinanthropus pekinensis


e. Homo Sapiens
Penemuan Homo sapiens oleh Eugene Dubois yaitu Homo wajakensis yang ditemukan di desa Wajak, Jawa Timur pada tahun 1889. Spesies ini diperkirakan hidup kurang lebih 40.000 tahun.


Description: Homo wajakensis
Homo wajakensis



3. Manusia Modern
Manusia modern memiliki ciri-ciri antara lain:

a. memiliki volume otak ± 1400 – 1500 cm3;
b. memiliki tinggi badan ± 1,6 m;
c. memiliki peradaban yang maju;
d. mempunyai peralatan yang lebih baik;
e. suka berburu;
f. sudah terdapat hubungan sosial dan upacara ritual;
g. diperkirakan hidup sekitar 100.000 – 40.000 tahun yang lalu.

Dari ciri-ciri tersebut, Anda dapat melihat suatu perkembangan terjadi menuju bentuk manusia yang lebih baik.
Description: Jenis-Jenis Manusia Modern
Jenis-Jenis Manusia Modern
Dari penjelasan mengenai berbagai sejarah evolusi manusia tersebut, Anda akan memiliki gambaran tentang perkembangan dari generasi ke generasi sehingga membentuk manusia yang


lebih sempurna seperti sekarang. Contoh wajah jenis-jenis penemuan tersebut seperti terlihat pada Gambar berikut ini.
Description: Patung manusia purba
















BAB III PENUTUP
Kesimpulan

Setelah membahas tentang materi di atas maka dapat diambil kesimpulan yaitu:

1.Fosil Manusia Purba yang pernah Ditemukan Adalah Manusia Kera Afrika Selatan,
Manusia Kera Afrika Timur, Manusia Jawa Dan Manusia Pelking
2 Fosil Manusia Modern yang pernah Ditemukan Adalah .
Description: Jenis-Jenis Manusia Modern
Dari setiap Penemuan Fosil manusia. Kita Dapat mengetahui ciri cirinya. Dan Setiap zaman Memiliki Ciri-ciri Yang berbeda.


Daftar Pustaka
Anonim. (2012). Perkembangan Manusia Purba .  Artikel. 23 Januari 2013 dari http://kantungklontang-bagox.blogspot.com/2012/04/makalah-perkembangan-manusia-purba-di.html





Artikel Terkait

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2012